Kalau disetujui, ini kali pertama benda langit dipindahkan manusia.
Kamis, 27 Desember 2012, 11:08
Suryanta Bakti Susila, Tommy Adi Wibowo
VIVAnews - Ilmuwan NASA tengah berupaya menyulap asteroid menjadi stasiun ruang angkasa untuk para astronot dalam melakukan perjalanan meneliti Mars.
Asteroid seberat 500 ton akan dipindah untuk kemudian
dijadikan stasiun ruang angkasa.
Asteroid (NASA/JPL-Caltech)
Studi kelayakan proyek itu sudah dilakukan.
Kini mereka masih menunggu lampu hijau dari Pemerintah Amerika Serikat.
Divisi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung Putih
sedang mempertimbangkan proyek seharga £1,6 miliar, atau sekitar Rp25 triliun.
Jadwal pelaksanaan eksplorasi itu sedang dibuat. Jika disetujui, ini menjadi
kali pertama sebuah benda langit dipindahkan oleh manusia.
Dilansir dari Dailymail, ide mengeksploitasi
asteriod ini sudah ada sejak 100 tahun lalu. Tapi gagasan itu baru bisa
diwujudkan sekarang, setelah ada teknologi yang memungkinkannya menjadi
kenyataan.
"Kami berharap misi ini bisa terealisasi,
sehingga para astronot akan memiliki jarak singkat saat akan meneliti ruang
angkasa," kata Dante Lauretta, peneliti utama misi itu.
Studi kelayakan proyek dari NASA dan California
Institute of Technology (Caltech) menjelaskan cara mereka menangkap dan
memindahkan sebuah asteroid.
Untuk menangkap asteroid, digunakan kapsul yang
menempel pada sebuah roket Atlas V. Setelah roket mendekat ke asteroid, kapsul
melontarkan jaring berdiameter 50 kaki untuk membungkus asteroid. Lalu roket
akan menarik asteroid ke jalur yang memiliki gravitasi netral.
Setelah asteroid berada di gravitasi netral, maka para
astronot akan memiliki stasiun luar angkasa untuk memulai penjelajahan lebih
lanjut.
NASA menolak berkomentar banyak soal masa depan proyek
ini karena masih bernegosiasi dengan Gedung Putih. Namun peneliti NASA yakin
misi teknologi mengubah asteroid menjadi stasiun luar angkasa akan bisa
dilaksanakan dalam waktu 10 sampai 12 tahun ke depan.(np)
Sumber: http://teknologi.news.viva.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar